Kenapa harus belajar?

“Kenapa harus belajar?”
Bagaimana jawabanmu kalau ditanya seperti ini?

Apakah untuk ijazah? Cita-cita? Atau jangan-jangan karena dipaksa orang tua?
Setiap orang berbeda-beda, ada yang memiliki tujuan untuk belajar, ada juga yang tidak.

Jujur, dulu saya belajar di sekolah tanpa memiliki tujuannya.
Saya hanya belajar biar dapat nilai bagus di ujian sekolah. (Seperti biasa, kalau nilai ujian tidak bagus, ada omelan dari orang tua hehe)
Saya hanya hafal jawabannya tanpa memikirkan kenapa jawabannya seperti itu.
Otomatis setelah ujian selesai, apa yang saya hafal sudah hilang dari kepala saya.

Belajar itu tidak menyenangkan terutama bagi orang yang tidak memiliki tujuan untuk belajar.
Saya juga sama, saat saya hanya “hafal jawaban”, sama sekali tidak bisa menikmati belajar.

Lalu, bagaimana caranya biar bisa (sedikit lebih) menikmati belajar?
Jawabannya gampang, kita menemukan “tujuan untuk belajar”.
Bukan tujuan yang jangka pendek seperti mendapatkan nilai bagus di ujian sekolah, tapi tujuan yang jangka panjang.

Nah, sekarang saya memberi 2 contoh yang bisa memikirkan tujuan belajar.
Pertama, matematika.
Kalau tidak belajar matematika, apa yang terjadi?
Salah satunya pilihan pekerjaan kita sangat terbatas.
Misal, kita tidak bisa menjadi pedagang, engineer, dokter dsb yang harus ada kemampuan dasar di bidang matematika.
Lalu, apa yang terjadi kalau kita belajar matematika?
Pilihan pekerjaan kita semakin luas.

Selanjutnya, Bahasa asing.
Kalau tidak belajar Bahasa asing, maka susah berteman dengan orang asing dan tidak bisa membaca buku dalam Bahasa asing.
Jadi dunia kita tetap sempit padahal saat ini kita kan ada di era global.
Lalu bagaimana kalau belajar Bahasa asing?
Dunia kita semakin luas. Kita bisa mendapatkan semakin banyak ilmu.

Tentu saja, hal-hal yang tadi disebutkan tidak hanya terjadi di matematika dan Bahasa asing.

Semakin banyak belajar,
Kita mendapatkan semakin banyak ilmu,
Pilihan pekerjaan kita semakin banyak,
Pandangan dan dunia kita semakin luas,
Sehinga….
Kita bisa mengubah “kehidupan”.
Kita bisa mengubah “masa depan”.
Tergantung kita apakah berubah atau tidak.

Education is our passport to the future. (Malcolm X)

Pendidikan adalah kunci untuk untuk memperluas dunia kita.
Yang memiliki “kunci” apakah mau memperluas dunia atau tidak adalah “kita sendiri”.

“どうして勉強しなければならないの?”
こう聞かれたら、あなたなら何と答えますか?

良い学歴を得るため?夢を叶えるため?それとも親に言われたから?
きちんと目的を持っている人、逆に持っていない人、それぞれだと思います。

正直にいうと、私は”目的を持たずに勉強する人”でした。
学生時代、単にテストで良い点を取るために、勉強していました。(点数悪かったら、怒られてしまうから・・)
テストで良い点さえ取れればいいからって、何でこうなるのかということを考えずに、答えを丸暗記していたこともあります。
だからテストが終わった後は、ほとんど頭から抜けてしまっていました。

目的を持たずに勉強する人にとって、勉強というのは楽しくないものです。
私も答えを丸暗記していたときは、勉強が本当に大嫌いでした。

では、(少しでも)勉強を楽しむためにはどうしたらいいでしょうか?
答えは簡単です。“勉強する目的”を見つけることです。
テストで良い点を取るため、という短期的な目的ではなく、もっと長期的な目的を。

ここで、勉強する目的を考えるための例を2つ。
例えば算数。
もし算数を勉強しなければ、将来の職業の選択肢が限られます。
例えば、商人やエンジニア、医者といった算数知識が必要な職業には就けません。
では、もし算数を勉強すればどうなるでしょう?
将来の職業の選択肢がますます広がります。

もう1例。
もし外国語を勉強しなければ、外国人と友達になることも、外国語の本を読むこともできません。
グローバル社会と言われているにもかかわらず、私たちの世界は狭いままです。
外国語を勉強したらどうなるでしょう?
私たちの世界が広くなります。より多くの知識を得ることができるようになります。

もちろん、これらのことは算数や外国語に限ったことではありません。

学べば学ぶほど、
多くの知識を得ることができ、
職業の選択肢も増え、
視野・世界が広がり、
自分の人生を変えることができます。
自分次第で、変わることができます。

Education is our passport to the future. (Malcolm X)

教育というのは、私たちの世界を広げるカギとなるものです。
そして世界を広げるかどうかのカギを担っているのは、自分自身です。